Aktivasi Edukasi Interaktif Penyakit Tidak Menular (PTM) Melalui Aplikasi Eduwhap Pada Lansia di Wilayah Kelurahan Abeli
DOI:
https://doi.org/10.56742/jpm.v5i1.190Keywords:
EduWhap; Edukasi; Lansia; Penyakit Tidak Menular; WhatsappAbstract
Masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap perilaku sehat, seperti manajemen minum obat dan pola hidup sehat, berpotensi meningkatkan risiko penyakit dan menurunkan kualitas hidup. Intervensi edukatif yang terarah diperlukan untuk mengatasi kesenjangan pengetahuan dan praktik kesehatan masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan praktik masyarakat terkait perilaku sehat melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Tim pengabdi yang terdiri dari dosen Fakultas Kedokteran dibantu mahasiswa melaksanakan kegiatan PKM di Balai Desa/Kelurahan. Kegiatan meliputi pra pelaksanaan (identifikasi masalah, perencanaan, koordinasi, dan sosialisasi), pelaksanaan (penyuluhan, demonstrasi praktik, pembinaan perilaku, dan pendampingan individual), evaluasi (kuesioner dan observasi perilaku), serta monitoring selama tiga bulan pasca kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik sehat masyarakat. Keberhasilan ini didukung oleh partisipasi aktif masyarakat, dukungan tokoh masyarakat, dan penggunaan media edukatif yang sesuai. Faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, resistensi terhadap perubahan, dan keterbatasan sarana, yang diatasi melalui pendampingan intensif dan fleksibilitas jadwal kegiatan. Kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan kesadaran dan perilaku sehat masyarakat serta memberikan pengalaman pembelajaran berharga bagi mahasiswa.





