Peningkatan Kapasitas Masyarakat untuk Mitigasi Bencana Pesisir di Desa Tungkal I, Kabupaten Tanjung Jabung Barat
DOI:
https://doi.org/10.56742/jpm.v5i2.203Keywords:
Abrasi; GIS; Mangrove; Mitigasi Bencana Pesisir; PartisipatifAbstract
Kawasan Ekowisata Mangrove Pangkal Babu berpotensi sebagai kawasan wisata bahari sekaligus penahan abrasi pantai. Namun, meningkatnya dampak abrasi serta rendahnya tingkat keberhasilan rehabilitasi mangrove menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas masyarakat dalam mitigasi bencana pesisir. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat pesisir dalam mengenali dinamika pantai, menentukan lokasi potensial penanaman mangrove, serta menggunakan teknologi Geographical Information System (GIS) untuk pemetaan perubahan garis pantai dan daerah rawan abrasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui kegiatan sosialisasi, diskusi kelompok terarah. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat terkait fungsi dan manfaat ekosistem mangrove, proses oseanografi penyebab abrasi dan akresi, serta teknik pemilihan lokasi penanaman mangrove. Program ini memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan pengelolaan ekowisata mangrove sekaligus mendukung strategi pemerintah dalam percepatan rehabilitasi ekosistem pesisir berbasis masyarakat.





