Pelatihan Bantuan Hidup Dasar bagi Masyarakat Umum di Kota Kendari
DOI:
https://doi.org/10.56742/jpm.v5i1.209Keywords:
Bantuan Hidup Dasar; Masyarakat Umum; Pelatihan; Resusitasi Jantung ParuAbstract
Henti jantung mendadak merupakan kondisi kegawatdaruratan medis yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat untuk mempertahankan kehidupan seseorang. Keberhasilan pertolongan pada korban henti jantung sangat bergantung pada kecepatan tindakan Bantuan Hidup Dasar (BHD) oleh penolong pertama sebelum tenaga medis tiba di lokasi. Sayangnya, tingkat pengetahuan dan keterampilan masyarakat umum terhadap BHD masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat umum di Kota Kendari dalam melakukan tindakan BHD yang benar sesuai dengan panduan American Heart Association (AHA). Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 24 Agustus 2025, di The Park Kendari dengan melibatkan 60 peserta masyarakat umum. Metode kegiatan mencakup ceramah interaktif, demonstrasi, dan simulasi praktik langsung resusitasi jantung paru (RJP). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta dari 25% menjadi 87% dan kemampuan praktik yang sesuai prosedur mencapai 80%. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi keadaan darurat medis.





