Stik Teri Nasi (Stolephorus commersonnii) Sebagai Camilan Tinggi Protein Dalam Mencegah Stunting Bagi Balita di Wilayah Pesisir Bungkutoko
DOI:
https://doi.org/10.56742/jpm.v5i1.219Keywords:
Stik Teri Nasi; Stunting; Wilayah PesisirAbstract
Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia, terutama di wilayah pesisir yang memiliki keterbatasan akses terhadap pangan bergizi. Salah satu faktor penyebab utama stunting adalah rendahnya asupan protein hewani pada anak balita. Wilayah pesisir Bungkutoko di Kota Kendari memiliki potensi sumber daya laut yang melimpah, salah satunya ikan teri nasi (Stolephorus commersonnii) yang mengandung protein, kalsium, fosfor, dan omega-3 tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pesisir dalam mengolah ikan teri nasi menjadi stik camilan tinggi protein sebagai upaya pencegahan stunting pada balita. Metode kegiatan meliputi tahap edukasi, pelatihan, praktik langsung pembuatan stik teri nasi, serta evaluasi dan tindak lanjut. Edukasi diberikan melalui seminar dan leaflet gizi, sedangkan pelatihan dilakukan dengan demonstrasi langsung yang melibatkan ibu rumah tangga dan kader kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai kandungan gizi ikan teri nasi serta keterampilan dalam proses pengolahan menjadi stik. Produk yang dihasilkan memiliki cita rasa gurih, tekstur renyah, dan diterima dengan baik oleh anak-anak. Selain bermanfaat dalam pencegahan stunting, kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan usaha kecil berbasis pangan lokal. Dengan demikian, pemanfaatan ikan teri nasi sebagai camilan tinggi protein merupakan inovasi yang efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan status gizi masyarakat pesisir.





