Pemberdayaan Masyarakat Maritim Berbasis Kearifan Lokal Untuk Mendukung Ketahanan Sosial Ekonomi
DOI:
https://doi.org/10.56742/jpm.v5i1.221Keywords:
Abon Ikan; Ketahanan Ekonomi; Kearifan Lokal; Masyarakat Maritim; Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Masyarakat maritim di Kelurahan Petoaha memiliki potensi besar dalam pengolahan hasil laut, tetapi keterbatasan keterampilan dan pengetahuan menghambat peningkatan nilai ekonomi produk perikanan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan ibu-ibu PKK melalui pelatihan pembuatan abon ikan berbasis kearifan lokal untuk memperkuat ketahanan sosial ekonomi masyarakat. Kegiatan dilaksanakan selama tujuh hari di Kelurahan Petoaha, Kota Kendari, dengan melibatkan ibu-ibu PKK sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan produksi, dan evaluasi. Seluruh proses dilakukan secara kolaboratif antara tim pengabdian dan masyarakat guna memastikan keberlanjutan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengolah ikan menjadi abon yang bernilai jual. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran kewirausahaan dan memperkuat kerja sama sosial di lingkungan masyarakat maritim. Produk abon ikan yang dihasilkan menjadi contoh inovasi sederhana berbasis potensi lokal yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga. Kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa pemberdayaan berbasis kearifan lokal efektif dalam memperkuat ketahanan sosial ekonomi masyarakat pesisir. Diperlukan pendampingan berkelanjutan untuk pengembangan usaha dan pemasaran produk secara mandiri.





