Pemberdayaan Remaja dalam Mengatasi Dismenorea di SMP Negeri 15 Kota Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.56742/jpm.v5i1.229Keywords:
Dismenorea; Pemberdayaan; Pengetahuan Remaja; Penyuluhan Kesehatan; Terapi NonfarmakologisAbstract
Dismenorea atau nyeri haid merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang umum dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta konsentrasi belajar. Kurangnya pengetahuan menyebabkan banyak remaja belum mampu mengelola nyeri haid dengan tepat, sehingga mengganggu aktivitas fisik dan prestasi belajar. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswi SMP mengenai dismenorea dan cara penanganannya melalui penyuluhan kesehatan. Metode yang digunakan dengan memberikan penyuluhan kepada siswi SMP dengan kuesioner pre-test and post-test. Responden sebanyak 31 siswi SMP Negeri 15 Kota Tangerang. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja setelah diberikan penyuluhan. Sebelum penyuluhan, seluruh responden berada dalam kategori “baik” dengan range nilai 12-15 sebanyak 28 responden (90.3%) dan cukup sebanyak 3 responden (9.7%). Setelah penyuluhan, seluruh peserta tetap dalam kategori “baik” dengan range nilai 14-15. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai penanganan dismenorea. Penyuluhan kesehatan tentang dismenorea memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan kesadaran remaja putri dalam mengelola nyeri haid secara nonfarmakologis seperti kompres hangat, relaksasi, serta menjaga pola hidup sehat.





