Edukasi Optimalisasi Anggur Laut (Caulerpa lentillifera) sebagai Pangan Prebiotik Lokal untuk Kesehatan Usus Ibu dan Anak di Kecamatan Soropia

Authors

  • Nina Nasruddin Departemen Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Sufiah Asri Mulyawati Departemen Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Sri Susanty Departemen Keperawatan, Fakultas Kedokteran,Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Saida Departemen Keperawatan, Fakultas Kedokteran,Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Jafriati Departemen Biomedik, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Rhenislawaty Departemen Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Arimaswati Departemen Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Mariana Asmaningdiah Departemen Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Anawai Alifah Huwaida Harmin Departemen Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56742/jpm.v5i1.241

Keywords:

Anggur Laut; Caulerpa Lentillifera; Kesehatan Usus; Mikrobiota; Prebiotik

Abstract

Disbiosis usus masih menjadi masalah kesehatan, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Gangguan keseimbangan mikrobiota usus pada ibu hamil dapat berdampak pada kesehatan ibu dan bayi. Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, merupakan wilayah pesisir dengan potensi budidaya anggur laut yang besar, namun pemanfaatannya masih terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta kader kesehatan dalam mengoptimalkan anggur laut sebagai pangan prebiotik untuk kesehatan usus ibu dan anak. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Toronipa, Kecamatan Soropia, pada tanggal 19 November 2025 dengan 70 peserta. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan tentang mikrobiota usus dan peran prebiotik, serta pelatihan pengolahan anggur laut yang mempertahankan kandungan bioaktifnya. Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 50.36% dari skor rata-rata 55.0 (pre-test) menjadi 82.7 (post-test). Perubahan sikap sangat signifikan, dengan peserta bersikap sangat positif meningkat dari 14.3% menjadi 54.3%, sedangkan sikap negatif menurun dari 24.3% menjadi 2.8%. Dengan demikian, program edukasi ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan anggur laut sebagai pangan prebiotik lokal yang mendukung kesehatan usus

Downloads

Published

2026-01-09

How to Cite

Nasruddin, N., Mulyawati, S. A., Sri Susanty, Saida, Jafriati, Rhenislawaty, Arimaswati, Mariana Asmaningdiah, & Harmin , A. A. H. (2026). Edukasi Optimalisasi Anggur Laut (Caulerpa lentillifera) sebagai Pangan Prebiotik Lokal untuk Kesehatan Usus Ibu dan Anak di Kecamatan Soropia. Jurnal Pengabdian Meambo, 5(1), 198–205. https://doi.org/10.56742/jpm.v5i1.241