Pendidikan Lingkungan Pada Siswa Sekolah Sebagai Upaya Restorasi Ekosistem Pesisir di Desa Bokori Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe

Authors

  • Romy Ketjulan Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Abdul Hamid Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Halili Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Farid Yasidi Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Ermayanti Ishak Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Dedy Oetama Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Salwiyah Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Latifa Fekri Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Hasan Eldin Adimu Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • La Ode Adi Parman Rudia Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56742/jpm.v5i1.247

Keywords:

Mangrove; Pendidikan Lingkungan; Siswa Sekolah

Abstract

Ekosistem pesisir khususnya vegetasi mangrove merupakan salah satu ekosistem yang rentan mengalami degradasi akibat perkembangan penggunaan ruang diwilayah pesisir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendidikan lingkungan kepada generasi muda khususnya siswa sekolah, dan sebagai salah satu upaya untuk merestorasi ekosistem mangrove di pesisir Desa Bokori Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Kegiatan ini dilakukan dalam beberapa tahapan, yakni penyampaian materi tentang pentingnya vegetasi mangrove dalam menopang sistem kehidupan di pesisir, dan praktek pembibitan mangrove dari jenis Rhizophora sp. Media tanam yang digunakan adalah tanah yang berasal dari lokasi pembibitan yang dikemas kedalam kantong polybag tanpa menggunakan tambahan pupuk organik maupun anorganik. Propagul mangrove disemai dengan cara ditancapkan kedalam polybag yang telah berisi media tanah dengan kedalaman ± 15 cm. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilakukan oleh siswa sekolah yang berjumlah 30 orang. Hasil kegiatan pengabdian ini menujukkan bahwa propagul mangrove yang disemai tumbuh dengan baik.  Setelah ± 30 hari setelah penyemaian, propagul yang disemai telah memunculkan dua helai daun muda yang menandakan bahwa sistem perakaran mulai terbentuk. Hal ini menegaskan bahwa pelibatan generasi muda khususnya siwa sekolah cukup efektif dalam upaya rektorasi ekosistem pesisir , khususnya ekosistem mangrove.

Downloads

Published

2026-01-12

How to Cite

Ketjulan, R., Abdul Hamid, Halili, Farid Yasidi, Ermayanti Ishak, Dedy Oetama, Salwiyah, Latifa Fekri, Hasan Eldin Adimu, & La Ode Adi Parman Rudia. (2026). Pendidikan Lingkungan Pada Siswa Sekolah Sebagai Upaya Restorasi Ekosistem Pesisir di Desa Bokori Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Jurnal Pengabdian Meambo, 5(1), 272–279. https://doi.org/10.56742/jpm.v5i1.247