Pemberian Edukasi Melalui Klinik Gizi Digital: Pangan Lokal Sehat
DOI:
https://doi.org/10.56742/jpm.v5i2.250Keywords:
Edukasi Gizi; Kesehatan Digital; Makanan LokalAbstract
Masalah gizi seperti stunting, anemia, dan rendahnya konsumsi pangan bergizi masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Rendahnya literasi gizi dan kurang optimalnya pemanfaatan pangan lokal turut memperburuk situasi tersebut. Edukasi berbasis digital menjadi alternatif yang fleksibel, murah, dan mudah dijangkau. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi masyarakat. Kegiatan ini dilakukan melalui Program Klinik Gizi Digital: Pangan Lokal Sehat yang dilaksanakan melalui grup WhatsApp. Intervensi dilakukan selama empat minggu dengan satu sesi edukasi per minggu. Materi disampaikan melalui infografis dan diskusi interaktif mengenai piring sehat pangan lokal, MPASI dan bekal anak, pangan lokal penambah darah, serta camilan sehat. Sebanyak 30 peserta mengikuti pre–test dan post–test, dengan analisis menggunakan paired t-test. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari 7.70 menjadi 8.40 dengan perbedaan mean 0.70 dan nilai p=0.001, menandakan adanya peningkatan signifikan setelah intervensi. Program ini efektif meningkatkan pengetahuan gizi dan berpotensi direplikasi untuk mendukung pemanfaatan pangan lokal.





