Optimalisasi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia dan Pemanfaatan Teh Daun Kelor Untuk Meningkatkan Kadar Hb di Desa Sembubuk Muaro Jambi
DOI:
https://doi.org/10.56742/jpm.v5i2.264Keywords:
Anemia Kehamilan; Daun Kelor; Ibu Hamil; Pengabdian Masyarakat; Teh Daun KelorAbstract
Anemia pada ibu hamil masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap kesehatan ibu dan janin, terutama di wilayah pedesaan. Kondisi ini sering berkaitan dengan rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai anemia serta terbatasnya pemanfaatan sumber pangan lokal yang kaya zat besi. Salah satu alternatif nonfarmakologis yang potensial adalah pemanfaatan teh daun kelor (Moringa oleifera). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan pemanfaatan teh daun kelor sebagai upaya pencegahan anemia. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring dengan pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan kesehatan, pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi, serta pemberian teh daun kelor kepada ibu hamil. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa edukasi anemia kehamilan dan pemanfaatan teh daun kelor secara signifikan meningkatkan pengetahuan ibu hamil, ditandai dengan kenaikan rerata skor dari 51.56 menjadi 88.13. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi kesehatan yang dikombinasikan dengan pemanfaatan sumber pangan lokal efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman ibu hamil terhadap pencegahan anemia selama kehamilan.





