Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Pengolahan Sampah dengan Drum Biokomposter dan Edukasi Gizi
DOI:
https://doi.org/10.56742/jpm.v5i2.271Keywords:
Biokomposter; Edukasi Gizi; Masyarakat Pesisir; Pengelolaan Sampah; Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Masyarakat pesisir sering menghadapi permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga dan rendahnya kesadaran terhadap pola hidup sehat, yang berdampak pada kualitas lingkungan dan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat pesisir melalui penerapan drum biokomposter dan edukasi gizi pada tatanan rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dari 13% menjadi 83% kategori baik, sikap dari 67% menjadi 87% kategori baik, serta keterampilan dari 7% menjadi 80% kategori baik setelah intervensi. Selain itu, masyarakat mampu mempraktikkan pengelolaan sampah organik secara mandiri dengan menggunakan drum biokomposter. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dalam pengelolaan sampah dan penerapan pola hidup sehat, serta berpotensi memberikan dampak berkelanjutan bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.





