Edukasi Etika Batuk sebagai Upaya Pencegahan Penularan Influenza di Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten

Authors

  • Vira Zahra Alkharis Akademi Keperawatan Patria Husada Surakarta
  • Ika Nugraha Cahyaning Asmara Departemen Keperawatan, Akademi Keperawatan Patria Husada Surakarta, Surakarta, Indonesia
  • Muljadi Hartono Departemen Keperawatan, Akademi Keperawatan Patria Husada Surakarta, Surakarta, Indonesia;
  • Anton Yuliawan Departemen Keperawatan, Akademi Keperawatan Patria Husada Surakarta, Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56742/jpm.v5i2.284

Keywords:

Edukasi Kesehatan; Etika Batuk; Influenza; Pencegahan Penyakit

Abstract

Influenza merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang mudah menular melalui droplet saat batuk atau bersin. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai etika batuk yang benar dapat meningkatkan risiko penularan penyakit di lingkungan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang etika batuk sebagai upaya pencegahan penularan influenza di Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan melalui penyuluhan, demonstrasi praktik etika batuk yang benar, diskusi interaktif, serta pemberian media edukasi berupa leaflet. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan edukasi, dan evaluasi pemahaman masyarakat. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam menerapkan etika batuk yang benar dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi kesehatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju perilaku hidup bersih dan sehat sehingga dapat menurunkan risiko penularan influenza di lingkungan masyarakat.

Downloads

Published

2026-05-08

How to Cite

Alkharis, V. Z., Asmara , I. N. C., Hartono, M., & Yuliawan, A. (2026). Edukasi Etika Batuk sebagai Upaya Pencegahan Penularan Influenza di Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten. Jurnal Pengabdian Meambo, 5(2), 479–488. https://doi.org/10.56742/jpm.v5i2.284