Pelatihan Deteksi Dini Diabetes Melitus dan Hipertensi untuk Meningkatkan Kapasitas Kader Kesehatan di Kelurahan Marawas, Kabupeten Minahasa
DOI:
https://doi.org/10.56742/jpm.v5i2.287Keywords:
Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular; Diabetes Melitus; Hipertensi; Kader KesehatanAbstract
Tingginya prevalensi penyakit tidak menular (PTM), khususnya diabetes melitus dan hipertensi, menunjukkan perlunya upaya deteksi dini melalui pemberdayaan kader kesehatan di masyarakat. Penguatan kapasitas kader dalam aspek pengetahuan dan keterampilan teknis menjadi dasar pelaksanaan kegiatan ini. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam deteksi dini PTM. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Marawas, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa pada 16 Agustus 2025. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan pendekatan participatory approach. Kegiatan diawali dengan pemberian pre-test, dilanjutkan dengan edukasi dan pelatihan pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, tinggi badan, lingkar perut, serta berat badan, dan diakhiri dengan post-test. Evaluasi dilakukan terhadap aspek proses, hasil, dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kader kesehatan terkait prosedur skrining PTM yang terlihat dari perbaikan hasil pre- dan post-test. Selain itu, kader kesehatan menunjukkan peningkatan keterampilan dalam melakukan skrining PTM sederhana secara mandiri. Partisipasi aktif peserta selama kegiatan juga mencerminkan penerimaan yang baik terhadap program pelatihan. Kegiatan ini berdampak positif dalam meningkatkan kapasitas kader kesehatan sebagai ujung tombak deteksi dini PTM di masyarakat.





