Edukasi Dampak Pertambangan Nikel dan Ultimum Remedium Dalam Perspektif Ekosida di Desa Ulungkura Kecamatan Kabaena

Authors

  • Oheo Kaimuddin Haris Departemen Hukum Pidana, Fakultas Hukum, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Herman Herman Departemen Hukum Pidana, Fakultas Hukum, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Handrawan Handrawan Departemen Hukum Pidana, Fakultas Hukum, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Iksan Iksan Departemen Hukum Pidana, Fakultas Hukum, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Wahyu Aliansa Departemen Hukum Pidana, Fakultas Hukum, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56742/jpm.v5i2.292

Keywords:

Ekosida; Hukum Lingkungan; Pertambangan Nikel

Abstract

Kegiatan pertambangan nikel sebagai bagian dari pembangunan nasional memiliki kontribusi ekonomi yang signifikan, namun juga menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Kondisi ini terlihat di Desa Ulungkura yang mengalami penurunan kualitas lingkungan akibat aktivitas pertambangan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dampak pertambangan nikel dalam perspektif ekosida serta mendorong partisipasi dalam perlindungan lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui sosialisasi, diskusi, dan pengumpulan data lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran hukum masyarakat terhadap isu lingkungan serta munculnya sikap kritis dalam merespons dampak pertambangan. Kesimpulannya, edukasi hukum lingkungan berbasis partisipatif efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan mendorong keterlibatan aktif dalam perlindungan lingkungan.

Downloads

Published

2026-06-15

How to Cite

Haris, O. K., Herman, H., Handrawan , H., Iksan , I., & Aliansa, W. (2026). Edukasi Dampak Pertambangan Nikel dan Ultimum Remedium Dalam Perspektif Ekosida di Desa Ulungkura Kecamatan Kabaena. Jurnal Pengabdian Meambo, 5(2), 554–562. https://doi.org/10.56742/jpm.v5i2.292