Pemberdayaan Masyarakat melalui Budidaya Lele dan Kangkung Sistem Budikdamber di Desa Lambusa Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan
DOI:
https://doi.org/10.56742/jpm.v5i2.296Keywords:
Adopsi Aquaponik; Ikan Lele; Pemberdayaan SayuranAbstract
Untuk dapat menyediakan makanan yang bergizi, keluarga atau rumahtangga harus menghasilkan pendapatan yang cukup. Salah satu aktivitas untuk meningkatkan pendapatan keluarga adalah dengan melakukan budidaya ikan, khususnya lele dan sayuran kangkung dalam wadah ember (sistem aquaponik). Dengan melakukan budidaya tersebut, selain dapat menyediakan makanan yang bergizi juga dapat meningkatkan penghasilan tambahan. Sistem budidaya tersebut mempunyai beberapa keunggulan, salah satunya adalah menghemat biaya dan dapat dilakukan pada lahan yang sempit. Namun demikian, masyarakat mitra di Desa Lambusa Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan belum mempunyai pengetahuan dan ketrampilan tentang budidaya ikan dan sayuran dalam wadah ember. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan keberdayaan masyarakat sasaran dalam adopsi budidaya lele dan sayuran dalam wadah ember. Kegiatan dilakukan sekitar 2 (dua) minggu, yaitu tanggal 5–18 Oktober 2025. Kegiatan dilakukan di Desa Lambusa Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara dengan mitra warga masyarakat yang mempunyai motivasi untuk melakukan budidaya lele dan sayuran dalam wadah ember. Metode kegiatan dilakukan dengan tahapan: persiapan dan survey pendahuluan, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan usaha. Kendala kegiatan sehingga menghasilkan output yang tidak maksimal, di antaranya adalah jangka waktu kegiatan yang relatif pendek. Dengan waktu yang relative terbatas menyebabkan tim pengabdian tidak dapat mendampingi usaha sampai budidaya dapat berproduksi. Oleh karena itu, diharapkan dalam kegiatan selanjutnya berupa kegiatan pendampingan usaha.





