Pemberdayaan Masyarakat Berbasis STBM dalam Peningkatan Akses Jamban Sehat dan Pencapaian Status ODF di Wilayah Kerja Puskesmas Cahaya Negeri Kabupaten Seluma
DOI:
https://doi.org/10.56742/jpm.v5i2.298Keywords:
Akses Jamban Sehat; Pemberdayaan Masyarakat; Perilaku Hidup Bersih dan Sehat; Sanitasi; STBMAbstract
Akses terhadap sanitasi dasar, khususnya jamban sehat, masih menjadi permasalahan di masyarakat dan berkontribusi terhadap tingginya kejadian penyakit berbasis lingkungan seperti diare. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan pemanfaatan jamban sehat melalui pemberdayaan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Cahaya Negeri Kabupaten Seluma. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) melalui tahapan advokasi, pemicuan, pemberdayaan masyarakat, pembangunan jamban secara swadaya dengan dukungan stimulan, serta monitoring dan evaluasi melalui verifikasi desa ODF. Sebanyak 33 kepala keluarga berhasil memiliki dan menggunakan jamban sehat. Terjadi perubahan perilaku masyarakat dari buang air besar sembarangan menjadi menggunakan jamban sehat secara konsisten, serta lingkungan menjadi lebih bersih dan bebas pencemaran. Kedua desa sasaran berhasil mencapai status Open Defecation Free (ODF). Peningkatan akses dan perubahan perilaku ini menunjukkan bahwa pendekatan STBM berperan dalam mendorong perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.





