Pencegahan Kehamilan Dini melalui Pembentukan Kader Sebaya dan Edukasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Media Digital pada Remaja Desa Banjararum
DOI:
https://doi.org/10.56742/jpm.v5i2.302Keywords:
Bahasa Daerah; Edukasi; Kader Remaja; Kehamilan Dini; Kesehatan Reproduksi; Media DigitalAbstract
Sudah menjadi masalah internasional jika banyaknya hamil usia dini yang melibatkan perempuan usia di bawah 20 tahun dengan dampak kesehatan, sosial, dan ekonomi yang serius. Salah satu sebab yang berperan adalah rendahnya tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada remaja sehingga dapat menyebabkan kehamilan pada usia muda. Tujuan dilakukannya pengabdian masyarakat ini untuk mencegah terjadinya kehamilan dini melalui pembentukan kader sebaya serta edukasi kesehatan reproduksi berbasis website dan video lokal berbahasa daerah Malang. Metode yang digunakan berupa intervensi edukatif melalui penyuluhan dengan melibatkan partisipasi aktif peserta, yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Serbaguna Sasana Wijaya Desa Banjararum pada tanggal 19 April 2026. Tahap persiapan meliputi koordinasi dengan bidan desa dan penyusunan materi. Pelaksanaan diawali dengan pemberian pretest kemudian pemaparan materi melalui video dan website, serta pembentukan kader sebaya. Evaluasi dilakukan dengan posttest untuk melihat perubahan tingkat pengetahuan remaja. Diperoleh adanya peningkatan pengetahuan remaja dengan kategori baik mengalami peningkatan dari 47.5% menjadi 67.5% setelah materi diberikan. Kegiatan ini juga menghasilkan lahirnya kader sebaya sebagai agen edukasi di lingkungan sebaya. Edukasi berbasis website dan video lokal berbahasa daerah Malang terbukti dapat meningkatkan pengetahuan remaja dan harapannya kader sebaya dapat menjadi langkah awal pencegahan kehamilan dini.





