Peningkatan Pengetahuan dan Status Kesehatan Ibu Hamil melalui Pemeriksaan Kesehatan Terpadu di Wilayah TPA Kedaung Wetan Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.56742/jpm.v5i2.305Keywords:
Anemia; Antenatal Care; Ibu Hamil; Kesehatan Komunitas; Pemeriksaan KesehatanAbstract
Kesehatan ibu hamil merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama pada wilayah dengan kondisi lingkungan berisiko seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Ibu hamil yang tinggal di sekitar TPA memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan akibat paparan polusi, sanitasi yang buruk, dan keterbatasan akses pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya pemeriksaan antenatal care (ANC), deteksi dini komplikasi kehamilan, serta pencegahan anemia melalui pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan. Metode kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan ibu hamil, penyuluhan kesehatan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah 35 ibu hamil dan 5 kader kesehatan di wilayah TPA Kedaung Wetan Tangerang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dimana tingkat pemahaman meningkat dari 28.6% pada pre-test menjadi 100% pada post-test. Nilai rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 60 menjadi 85 atau mengalami peningkatan sebesar 41.6%. Hasil pemeriksaan kesehatan juga menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki status hemoglobin normal sebesar 90% serta tingkat partisipasi peserta mencapai 93.3%. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan rutin dan upaya menjaga kesehatan selama masa kehamilan.





