Edukasi Faktor Risiko dan Pembentukan Komunitas Jantung Sehat dalam Upaya Pencegahan Penyakit Kardiovaskular di Kelurahan Nalu
DOI:
https://doi.org/10.56742/jpm.v6i1.317Keywords:
Edukasi Kesehatan; Faktor Risiko; Komunitas Jantung Sehat; Pencegahan; Penyakit KardiovaskularAbstract
Penyakit tidak menular (PTM), khususnya hipertensi dan diabetes melitus, masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Kelurahan Nalu berdasarkan laporan Puskesmas Baolan. Tingginya perilaku berisiko seperti merokok, rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko penyakit kardiovaskular, belum optimalnya skrining kesehatan berbasis komunitas, serta belum tersedianya wadah pemberdayaan masyarakat dalam pemeliharaan kesehatan jantung menjadi tantangan dalam upaya pencegahan penyakit kardiovaskular. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko penyakit kardiovaskular melalui edukasi kesehatan serta membentuk Komunitas Jantung Sehat sebagai upaya promotif dan preventif berbasis masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 Mei 2026 di Balai Pertemuan Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, dengan melibatkan 50 peserta yang terdiri atas tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, aparatur kelurahan, dan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan meliputi koordinasi lintas sektor, edukasi kesehatan melalui ceramah dan diskusi interaktif, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran antropometri, simulasi perhitungan indeks massa tubuh (IMT), serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rerata pengetahuan peserta dari 54.0% (kategori kurang) menjadi 94.0% (kategori baik). Selain itu, terbentuk satu Komunitas Jantung Sehat yang didukung surat keputusan, AD/ART, dan rencana kerja tahunan. Kegiatan ini efektif memperkuat literasi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan penyakit kardiovaskular secara berkelanjutan





