Edukasi dan Pemberdayaan Ibu Hamil dalam Mendeteksi Bahaya Kehamilan di Desa Purwodadi Wilayah Kerja Puskesmas Mulyorejo Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang
DOI:
https://doi.org/10.56742/jpm.v6i1.320Keywords:
Bahaya Kehamilan; Deteksi Dini; Edukasi; Ibu Hamil; PemberdayaanAbstract
Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan dapat menyebabkan keterlambatan dalam mendeteksi komplikasi sehingga meningkatkan risiko kesakitan dan kematian ibu maupun bayi. Edukasi dan pemberdayaan merupakan salah satu upaya promotif untuk meningkatkan kemampuan ibu hamil dalam mengenali tanda bahaya kehamilan secara dini. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang deteksi bahaya kehamilan di Desa Purwodadi Wilayah Kerja Puskesmas Mulyorejo Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tahun 2026 dengan sasaran 40 ibu hamil. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, pembagian leaflet, serta evaluasi menggunakan desain pretest-posttest untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil pengabdian menunjukkan sebelum edukasi, peserta dengan pengetahuan baik sebanyak 26 orang (65.0%), pengetahuan cukup 9 orang (22.5%), dan pengetahuan kurang 5 orang (12.5%). Setelah edukasi, jumlah peserta dengan pengetahuan baik meningkat menjadi 35 orang (87.5%), pengetahuan cukup menjadi 5 orang (12.5%), dan tidak terdapat lagi peserta dengan pengetahuan kurang (0.0%). Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan setelah mengikuti kegiatan edukasi dan pemberdayaan. Kesimpulan pengabdian bahwa edukasi dan pemberdayaan efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam mendeteksi bahaya kehamilan sehingga dapat mendukung upaya deteksi dini komplikasi selama masa kehamilan.





