Jurnal Pengabdian Meambo https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas PROMISE en-US Jurnal Pengabdian Meambo 2961-7200 Diasweet Care: Intervensi Gaya Hidup Manis Tanpa Gula melalui Media Cerita dan Kartu Jalan Harian https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/255 <p>Program pengabdian kepada masyarakat Diasweet Care bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mendorong perubahan perilaku konsumsi gula melalui pendekatan edukasi kreatif berbasis media cerita dan kartu jalan harian. Edukasi terkait diabetes dan konsumsi gula sering dianggap sulit dan kurang menarik sehingga diperlukan metode inovatif agar pesan kesehatan lebih mudah diterima masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Semangka Jati Uwung, Kota Tangerang, dengan melibatkan 30 peserta berisiko diabetes. Intervensi dilakukan melalui penyampaian cerita edukatif bergambar dan pendampingan penggunaan kartu jalan harian selama dua minggu. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre–post test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai bahaya konsumsi gula berlebih dan pencegahan diabetes. Selain itu, terjadi perubahan perilaku positif berupa penurunan konsumsi gula harian, peningkatan konsumsi air putih, dan pemilihan makanan serta minuman rendah gula. Program Diasweet Care terbukti efektif sebagai model edukasi promotif dan preventif yang sederhana, menarik, dan berpotensi diterapkan secara berkelanjutan di tingkat komunitas.</p> Dewicyamartin Dewicyamartin Meynur Rohmah Fegy Nur Melati Muhammad Fahrizal Nurdin Copyright (c) 2026 Dewicyamartin Dewicyamartin, Meynur Rohmah, Fegy Nur Melati, Muhammad Fahrizal Nurdin 2026-05-16 2026-05-16 5 2 514 522 10.56742/jpm.v5i2.255 Peningkatan Kapasitas Masyarakat untuk Mitigasi Bencana Pesisir di Desa Tungkal I, Kabupaten Tanjung Jabung Barat https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/203 <p>Kawasan Ekowisata Mangrove Pangkal Babu berpotensi sebagai kawasan wisata bahari sekaligus penahan abrasi pantai. Namun, meningkatnya dampak abrasi serta rendahnya tingkat keberhasilan rehabilitasi mangrove menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas masyarakat dalam mitigasi bencana pesisir. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat pesisir dalam mengenali dinamika pantai, menentukan lokasi potensial penanaman mangrove, serta menggunakan teknologi <em>Geographical Information System</em> (GIS) untuk pemetaan perubahan garis pantai dan daerah rawan abrasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui kegiatan sosialisasi, diskusi kelompok terarah. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat terkait fungsi dan manfaat ekosistem mangrove, proses oseanografi penyebab abrasi dan akresi, serta teknik pemilihan lokasi penanaman mangrove. Program ini memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan pengelolaan ekowisata mangrove sekaligus mendukung strategi pemerintah dalam percepatan rehabilitasi ekosistem pesisir berbasis masyarakat.</p> <p> </p> Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun Putinur Putinur Rahma Dini Arbajayanti Dwinda Pangentasari Riris Roiska Farhan Ramdhani Yusyam Leni Ainun Rohmawati Bareta Rizky Janatul Magwa Ilham Khaaliq Copyright (c) 2026 Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun, Putinur Putinur, Rahma Dini Arbajayanti, Dwinda Pangentasari, Riris Roiska, Farhan Ramdhani, Yusyam Leni, Ainun Rohmawati Bareta, Rizky Janatul Magwa; Ilham Khaaliq 2026-02-26 2026-02-26 5 2 342 348 10.56742/jpm.v5i2.203 Pelatihan Pembuatan Akuaponik bagi Kelompok Dasawisma Melati Putih Kelurahan Rengas Condong Muara Bulian https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/224 <p>Keterbatasan lahan pekarangan dan meningkatnya harga kebutuhan pokok menjadi tantangan utama bagi ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga di wilayah perkotaan seperti Kelurahan Rengas Condong. Kelompok Dasawisma Melati Putih sebagai salah satu kelompok ibu-ibu non produktif yang memiliki potensi besar untuk diberdayakan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan pembuatan sistem akuaponik sederhana sebagai solusi pertanian terpadu di lahan sempit. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahap utama: (1) Sosialisasi dan penyuluhan mengenai konsep dan manfaat akuaponik; (2) Pelatihan dan praktik langsung perakitan sistem akuaponik; (3) Pendampingan dalam pemeliharaan awal. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 4.19 meningkat menjadi 8.43 sesi post-test. Selain itu, peserta berhasil membangun satu unit percontohan sistem akuaponik dan menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk mengembangkannya secara mandiri. Kegiatan ini berhasil menumbuhkan keterampilan baru yang berpotensi mendukung swasembada pangan skala rumah tangga dan membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga</p> Riris Roiska Putinur Rahma Dini Arbajayanti Dwinda Pangentasari Febrina Rolin Lisna Lisna Bs Monica Arfiana Fauzan Ramadan Copyright (c) 2026 Riris Roiska, Putinur, Rahma Dini Arbajayanti, Dwinda Pangentasari, Febrina Rolin, Lisna Lisna, Bs Monica Arfiana, Fauzan Ramadan 2026-02-26 2026-02-26 5 2 349 354 10.56742/jpm.v5i2.224 dari Sisa Jadi Rasa : Mie Ikan dari Bycatch, Solusi Cerdas dan Bergizi Untuk Nelayan Sejahtera dan Ketahanan Pangan Masyarakat Pesisir di Desa Kampung Laut https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/226 <p>Nelayan di Desa Kampung Laut, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi menghadapi masalah pendapatan yang tidak stabil akibat melimpahnya hasil tangkapan sampingan <em>(bycatch)</em> yang bernilai jual rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi <em>bycatch</em>, memberikan keterampilan pengolahan kepada masyarakat pesisir, dan memperkuat ketahanan pangan lokal melalui inovasi produk. Metode yang digunakan adalah Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan sasaran kelompok istri nelayan. Pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi mengenai potensi <em>bycatch</em>, pelatihan, dan demonstrasi langsung pembuatan mie ikan. Efektivitas program diukur menggunakan <em>pre-test</em> dan <em>post-test </em>untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi, dengan tingkat kehadiran peserta 100% (23 orang). Terjadi peningkatan pemahaman yang signifikan, ditandai dengan naiknya nilai rata-rata dari 5.0 pada <em>pre-test</em> menjadi 8.0 pada <em>post-test</em>. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil membuktikan bahwa pelatihan pengolahan <em>bycatch</em> menjadi mie ikan merupakan solusi yang efektif dan aplikatif untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya perikanan yang sebelumnya terabaikan, melemberdayakan perempuan, meningkatkan kesejahteraan nelayan, dan mendukung kemandirian pangan di wilayah pesisir.</p> Riris Roiska Putinur Rahma Dini Arbajayanti Hasanah Wulandari M. Hariski Nelwida Filawati Copyright (c) 2026 Riris Roiska, Putinur, Rahma Dini Arbajayanti, Hasanah, Wulandari, M. Hariski, Nelwida, Filawati 2026-02-26 2026-02-26 5 2 355 362 10.56742/jpm.v5i2.226 Deteksi Dini Risiko Stroke Untuk Hidup Lebih Sehat Berbasis Edukasi Kesehatan Uronefrologi https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/263 <p style="margin: 0cm; text-align: justify;">Stroke merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian, dengan faktor risiko yang erat kaitannya dengan hipertensi dan gangguan kesehatan ginjal. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini faktor risiko stroke menyebabkan upaya pencegahan sering terlambat dilakukan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam melakukan deteksi dini risiko stroke melalui edukasi kesehatan berbasis uronefrologi. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring yang dilakukan bekerja sama dengan mitra pengabdian di wilayah kerja Puskesmas Kebon Kosong. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Aster RW 10 dengan sasaran lansia, pra-lansia, dan kader kesehatan melalui skrining kesehatan, edukasi interaktif, serta aktivitas pendukung berupa senam lansia. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko stroke, khususnya hubungan antara hipertensi, kesehatan ginjal, dan kejadian stroke, serta meningkatnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi kesehatan berbasis uronefrologi yang disertai deteksi dini risiko stroke efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.</p> Satriani Agus Susilawaty Muhammad Faris Audah Shifa Putri Rahmadin Marsya Harya Rahmadini Copyright (c) 2026 Satriani, Agus Susilawaty, Muhammad Faris Audah, Shifa Putri Rahmadin, Marsya Harya Rahmadini 2026-02-27 2026-02-27 5 2 363 370 10.56742/jpm.v5i2.263 Merawat Luka Tak Terlihat: Trauma Healing dan Edukasi Kesehatan bagi Anak Korban Bencana di Desa teupin Banja, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/265 <p>Bencana alam tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis dan kesehatan anak sebagai kelompok rentan. Anak korban bencana berisiko mengalami trauma serta penurunan pemahaman terhadap perilaku hidup sehat apabila tidak mendapatkan intervensi yang tepat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan dukungan psikososial melalui trauma healing dan meningkatkan pengetahuan kesehatan pada anak korban bencana di Desa Teupin Banja, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring dengan sasaran sebanyak 42 anak. Intervensi dilakukan melalui kegiatan bermain terapeutik dan edukasi kesehatan secara interaktif dan ramah anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi anak, ekspresi emosi yang lebih positif, serta pemahaman yang lebih baik mengenai perilaku hidup bersih dan sehat. Kesimpulannya, kegiatan trauma healing dan edukasi kesehatan mampu memberikan dampak positif terhadap pemulihan psikososial awal dan peningkatan pengetahuan kesehatan anak korban bencana.</p> Cut Linar Wulandari Rildayani Devi Aprianti Muammar Juwita Maulani Copyright (c) 2026 Cut Linar, Wulandari, Rildayani, Devi Aprianti, Muammar, Juwita Maulani 2026-02-27 2026-02-27 5 2 371 377 10.56742/jpm.v5i2.265 Edukasi Kebersihan Diri sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Menular pada Anak Pengungsian Banjir di Desa Alue Anoe Barat Kecamatan Baktiya Kab Aceh Utara https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/266 <p>Banjir merupakan bencana alam yang berdampak signifikan terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak yang tinggal di lokasi pengungsian. Keterbatasan akses terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi menyebabkan meningkatnya risiko penyakit menular akibat rendahnya praktik kebersihan diri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak pengungsian banjir mengenai kebersihan diri sebagai upaya pencegahan penyakit menular di Desa Alue Anoe Barat, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung kebersihan diri dengan sasaran sebanyak 15 anak. Kegiatan dilaksanakan oleh tim dosen STIKes Darussalam Lhokseumawe bekerja sama dengan Akbid Darul Husada Pidie. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak tentang pentingnya kebersihan diri serta kemampuan mempraktikkan perilaku kebersihan diri dengan benar. Anak-anak menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa edukasi kebersihan diri efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku awal pencegahan penyakit menular pada anak pengungsian banjir.</p> Rohana Rahmad Mouliansyah Zulkifli Linda Adriani Fitra Yani Wahyuni Copyright (c) 2026 Rohana, Rahmad Mouliansyah, Zulkifli, Linda Adriani, Fitra Yani, Wahyuni 2026-02-27 2026-02-27 5 2 378 385 10.56742/jpm.v5i2.266 Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Nutrisi Pada Masa Kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Ciwandan Cilegon https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/270 <p>Kehamilan merupakan periode penting yang membutuhkan pemenuhan nutrisi optimal untuk mendukung kesehatan ibu dan pertumbuhan janin. Namun, masih ditemukan ibu hamil dengan tingkat pengetahuan yang terbatas mengenai nutrisi pada masa kehamilan, yang berpotensi berdampak pada masalah kesehatan ibu dan anak. Kondisi ini juga dijumpai di wilayah kerja Puskesmas Ciwandan, Kota Cilegon. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang nutrisi pada masa kehamilan. Metode yang digunakan meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan edukasi, evaluasi, dan monitoring terhadap ibu hamil sebagai sasaran kegiatan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan November 2025 dengan sasaran sebanyak 31 ibu hamil dan melibatkan dosen serta mahasiswa Universitas Faletehan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai kebutuhan nutrisi selama kehamilan serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya pola makan bergizi seimbang. Kegiatan ini disimpulkan mampu memberikan kontribusi positif dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan ibu hamil dan pencegahan masalah gizi di masyarakat.</p> Nurseha Sri Utami Copyright (c) 2026 Nurseha, Sri Utami 2026-02-27 2026-02-27 5 2 386 393 10.56742/jpm.v5i2.270 Edukasi Pemberian Makanan Tambahan (PTM) Berbasis Ubi Ungu: Pembuatan Ubi Ungu Bagi Kader Kesehatan Dalam Mendukung Pemulihan Pasien Tuberkolosis https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/249 <p>Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang sering disertai masalah gizi kurang sehingga menghambat proses pemulihan dan keberhasilan terapi. Kondisi ini menuntut intervensi gizi yang tepat, termasuk pemanfaatan pangan lokal sebagai alternatif Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujua untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan mengenai PMT berbasis ubi ungu bagi pasien TB. kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Program yang dilaksanakan di Kelurahan Bugel pada 20 Oktober 2025 melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan mencakup identifikasi masalah serta penyusunan media edukasi berupa leaflet dan video demonstrasi. Pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi, dan pemutaran video pembuatan puding ubi ungu sebagai alternatif PMT. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan pengetahuan kader setelah intervensi<strong>. </strong>Adanya peningkatan pengetahuan kader, di mana proporsi kader dengan pengetahuan baik meningkat dari 42.9% menjadi 57.1% setelah edukasi diberikan<strong>. </strong>Edukasi berbasis media visual dan interaktif efektif meningkatkan pemahaman kader tentang PMT berbasis ubi ungu, dan disarankan agar pelatihan dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat pendampingan gizi bagi pasien TB di masyarakat.</p> Inna Mukhaira Indah Ratikasari Adi Dwi Susanto Rachel Darmawan Copyright (c) 2026 Inna Mukhaira, Indah Ratikasari, Adi Dwi Susanto, Rachel Darmawan 2026-04-25 2026-04-25 5 2 394 399 10.56742/jpm.v5i2.249 Pencegahan Karies Gigi Balita Stunting melalui Program “SKIDUDAM” di Wilayah Kerja Puskesmas Anak Air, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/251 <p>Prevalensi balita <em>stunting</em> di Indonesia menempati peringkat kelima tertinggi dari 81 negara di dunia yaitu sebanyak 7.547.000 anak. Prevalensi <em>stunting</em> di Kota Padang juga tercatat tinggi yaitu sebanyak 18.9% dan prevalensi di puskesmas Anak Air sebesar 9.24% yang merupakan peringkat ketiga tertinggi di Kota Padang. Selain itu, permasalahan lainnya adalah tingginya prevalensi karies gigi di Kota Padang yaitu mencapai 36.71%. <em>Stunting</em> dan karies gigi memiliki hubungan yang erat. Tujuan pengabdian yaitu untuk mendeteksi dini, memberikan edukasi dan pendampingan pada orang tua balita <em>stunting</em> yang memiliki karies gigi di wilayah kerja puskesmas Anak Air, Kota Padang. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Anak Air, Padang, Sumatera Barat pada tanggal 9-18 April 2025 yang mencakup 6 tahap meliputi sosialisasi, skrining stunting, skrining karies gigi, edukasi dan evaluasi, pendampingan dan evaluasi dan keberlanjutan program. Hasil skrining menunjukkan sebanyak 217 balita terindikasi stunting, edukasi dilakukan pada 41 orang tua balita stunting. Pengetahuan orang tua menjadi lebih baik setelah dilakukan edukasi. Selanjutnya dijumpai sebanyak 26 balita stunting menderita karies gigi dan diberi pendampingan mengenai kondisi dan cara memelihara kesehatan gigi dan mulut. Simpulan dari kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan orang tua dalam melakukan pembersihan gigi dan mulut anak dengan baik.</p> Desy Purnama Sari Aria Fransiska Velya Ary Aditya Khansa Luthfita Fazlan Arif Mulya Nurman Prima Kurniati Hamzah Susi Susi Copyright (c) 2026 Desy Purnama Sari, Aria Fransiska, Velya Ary Aditya, Khansa Luthfita Fazlan, Arif Mulya Nurman, Prima Kurniati Hamzah, Susi Susi 2026-04-25 2026-04-25 5 2 400 406 10.56742/jpm.v5i2.251 Program ACROMION AMSA UHO: Integrasi Skrining Gizi dan Edukasi PHBS berbasis Komunitas untuk Peningkatan Kesehatan Anak di Wilayah Pesisir https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/259 <p>Masalah gizi di masyarakat pesisir, khususnya stunting dan malnutrisi, memerlukan intervensi komprehensif yang mengintegrasikan skrining gizi dan edukasi kesehatan. Program ACROMION oleh AMSA Universitas Halu Oleo mengimplementasikan inisiatif HEART (Hygiene and Nutrition: The Foundation of Health and Active Children) yang menargetkan anak usia sekolah di wilayah pesisir Kelurahan Nambo. Pengabdian masyarakat ini bertujuan melakukan skrining status gizi dan meningkatkan pemahaman tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta gizi seimbang. Program dilaksanakan pada 11 Januari 2025 di Kantor Kelurahan Nambo menggunakan metode edukasi talk show, games edukatif, pemeriksaan antropometri (berat badan, tinggi badan, IMT), kuisioner pre-post test, serta praktik cuci tangan dan sikat gigi. Hasil menunjukkan 39 anak sekolah dasar berpartisipasi dengan peningkatan pengetahuan signifikan dari tingkat pre-test yang rendah. Skrining antropometri mengungkapkan distribusi IMT bervariasi antar kelompok usia, mengindikasikan status gizi beragam yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Praktik cuci tangan dan sikat gigi diikuti dengan antusias oleh peserta. Program skrining dan edukasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan anak-anak dan orang tua tentang PHBS dan gizi seimbang, menunjukkan bahwa deteksi dini melalui skrining antropometri sangat penting untuk mencegah malnutrisi pada anak di wilayah pesisir.</p> <p> </p> Nina Nasruddin Juminten Saimin Asmarani Asmarani Waode Zerbarani Aulia Agista Olga Setya Eri Laksana Andi Astrid Tenri Onang Copyright (c) 2026 Nina Nasruddin, Juminten Saimin, Asmarani Asmarani , Waode Zerbarani , Aulia Agista, Olga Setya Eri Laksana, Andi Astrid Tenri Onang 2026-04-27 2026-04-27 5 2 407 416 10.56742/jpm.v5i2.259 Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil mengenai Hipertensi pada Kehamilan https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/262 <p>Hipertensi dapat terjadi karena adanya beberapa faktor seperti pola hidup sehat, genetik, kurang olahraga, obesitas, emosi, stres, merokok, faktor usia, dll. Dampak dari hipertensi kehamilan akan terjadinya plasenta yang tidak sempurna, dimana plasenta tertanam dangkal dan arteri spiralis tidak semuanya melebar, kurangnya aliran darah ke plasenta, hipoksia, yang akan menghambat pertumbuhan janin, dan kemungkinan pengendapan fibrin dalam darah plasenta pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai hipertensi kehamilan dan cara pencegahannya. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada hari Kamis, 25 September 2025 bertempat di posyandu sarakan sepatan. Pelaksana memberikan pretest dan postest sebelum dan setelah diberikannya penyuluhan pada ibu hamil. Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat respon yang positif dari peserta pengabdian. Indikasi respon positif dari peserta pengabdian dapat dilihat dari keaktifan bertanya serta antusias peserta dalam mengikuti dan merespon kegiatan pengabdian. Materi yang disampaikan merupakan materi yang telah disusun secara sistematis. Terdapat peningkatan pengetahuan Ibu hamil dalam hipertensi kehamilan</p> Septy Ariani Khaerun Nisa Copyright (c) 2026 Septy Ariani, Khaerun Nisa 2026-04-29 2026-04-29 5 2 417 422 10.56742/jpm.v5i2.262 Optimalisasi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia dan Pemanfaatan Teh Daun Kelor Untuk Meningkatkan Kadar Hb di Desa Sembubuk Muaro Jambi https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/264 <p>Anemia pada ibu hamil masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap kesehatan ibu dan janin, terutama di wilayah pedesaan. Kondisi ini sering berkaitan dengan rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai anemia serta terbatasnya pemanfaatan sumber pangan lokal yang kaya zat besi. Salah satu alternatif nonfarmakologis yang potensial adalah pemanfaatan teh daun kelor (<em>Moringa oleifera</em>). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan pemanfaatan teh daun kelor sebagai upaya pencegahan anemia. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring dengan pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan kesehatan, pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi, serta pemberian teh daun kelor kepada ibu hamil. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa edukasi anemia kehamilan dan pemanfaatan teh daun kelor secara signifikan meningkatkan pengetahuan ibu hamil, ditandai dengan kenaikan rerata skor dari 51.56 menjadi 88.13. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi kesehatan yang dikombinasikan dengan pemanfaatan sumber pangan lokal efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman ibu hamil terhadap pencegahan anemia selama kehamilan.</p> Yuli Suryanti Suryani Suryani Imelda Imelda Atika Fadhilah Danaz Nst Copyright (c) 2026 Yuli Suryanti, Suryani Suryani, Imelda Imelda, Atika Fadhilah Danaz Nst 2026-04-28 2026-04-28 5 2 423 430 10.56742/jpm.v5i2.264 Edukasi Pencegahan Primer dan Sekunder PJK pada Pasien dan Keluarganya di Poli Jantung RSUD Kota Kendari https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/269 <p>Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas akibat penyakit tidak menular. Rendahnya pemahaman pasien dan keluarga mengenai pencegahan primer dan sekunder PJK berkontribusi terhadap tingginya risiko kekambuhan dan komplikasi penyakit. Edukasi kesehatan yang melibatkan pasien dan keluarga diperlukan sebagai upaya promotif dan preventif di fasilitas pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pasien PJK dan keluarganya mengenai pencegahan primer dan sekunder PJK. Kegiatan dilaksanakan di Poli Jantung RSUD Kota Kendari pada bulan Januari 2026 dengan melibatkan 100 peserta yang terdiri dari pasien PJK dan anggota keluarganya. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab. Tim pelaksana merupakan kolaborasi antara dosen Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo, mahasiswa, dan pembimbing klinik RSUD Kota Kendari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai faktor risiko PJK, pentingnya kepatuhan pengobatan, penerapan gaya hidup sehat, serta peran keluarga dalam mendukung perawatan pasien. Peserta menunjukkan respons positif dan keterlibatan aktif selama kegiatan edukasi berlangsung. Edukasi pencegahan primer dan sekunder PJK yang melibatkan pasien dan keluarga efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran terhadap pengelolaan PJK</p> Jamaluddin Jamaluddin Asmarani Asmarani Nina Indriyani Adry Leonard Tendean Niza Amalia Sari Yuniar La Ode Alifariki Copyright (c) 2026 Jamaluddin Jamaluddin, Asmarani Asmarani, Nina Indriyani, Adry Leonard Tendean, Niza Amalia, Sari Yuniar, La Ode Alifariki 2026-05-01 2026-05-01 5 2 431 439 10.56742/jpm.v5i2.269 Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Pengolahan Sampah dengan Drum Biokomposter dan Edukasi Gizi https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/271 <p>Masyarakat pesisir sering menghadapi permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga dan rendahnya kesadaran terhadap pola hidup sehat, yang berdampak pada kualitas lingkungan dan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat pesisir melalui penerapan drum biokomposter dan edukasi gizi pada tatanan rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dari 13% menjadi 83% kategori baik, sikap dari 67% menjadi 87% kategori baik, serta keterampilan dari 7% menjadi 80% kategori baik setelah intervensi. Selain itu, masyarakat mampu mempraktikkan pengelolaan sampah organik secara mandiri dengan menggunakan drum biokomposter. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dalam pengelolaan sampah dan penerapan pola hidup sehat, serta berpotensi memberikan dampak berkelanjutan bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.</p> Risnawati Tanjung Soep Soep Zainul Ikhwan Copyright (c) 2026 Risnawati Tanjung, Soep Soep, Zainul Ikhwan 2026-05-01 2026-05-01 5 2 440 448 10.56742/jpm.v5i2.271 Pengenalan Alat Selam SCUBA dan Praktik Penyelaman Aman melalui Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bagi Pelajar Desa Kampoh Cina, Kabupaten Konawe Utara https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/274 <p>Penyelaman saat ini tidak lagi dianggap sebagai olahraga yang eksklusif dan berisiko tinggi. Kegiatan ini semakin diminati oleh berbagai kalangan, baik muda sampai dewasa. Melalui penyelaman, seseorang dapat menikmati keindahan bawah laut serta pengalaman aktivitas ekstrem. Oleh karena itu diperlukan sosialisasi kepada masyarakat awam tentang penyelaman aman dan nyaman menggunakan alat SCUBA. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengenalkan alat selam SCUBA serta memberikan pemahaman tentang penyelaman yang aman dan nyaman. PkM ini dilaksanakan di desa pesisir Kampoh Cina Kabupaten Konawe Utara dengan peserta para pelajar usia 14 sampai dengan 18 tahun. Metode pelaksanaan dilakukan melalui bimbingan teknis dengan dua pendekatan, yaitu teori dan praktik. Kegiatan teori dilaksanakan di Balai Desa Kampoh Cina melalui penyampaian materi pengenalan alat selam SCUBA dan keamanan menggunakan alat SCUBA. Kegiatan praktik dilakukan melalui bimbingan teknis penyelaman langsung di perairan laut. Sebanyak kurang lebih 16 peserta hadir dalam kegiatan ini dan 8 peserta melaksanakan praktek di laut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat partisipatif peserta sebesar 100% walaupun antusiasme peserta lebih tinggi pada sesi praktik dibandingkan sesi teori. Beberapa peserta masih merasa ragu dan kaku saat mencoba peralatan selam di kelas. Akan tetapi, pada sesi praktik penyelaman SCUBA, seluruh peserta berpartisipasi secara aktif. Kegiatan PkM ini cukup efektif dalam memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada peserta mengenai aktivitas penyelaman yang dapat dilakukan secara aman dan nyaman dengan menggunakan alat SCUBA.</p> Ratna Diyah Palupi Rahmadani Rahmadani Baru Sadarun Riska Riska Yasir Haya La Ode Muhammad Copyright (c) 2026 Ratna Diyah Palupi, Rahmadani Rahmadani, Baru Sadarun, Riska Riska, Yasir Haya La Ode Muhammad 2026-05-01 2026-05-01 5 2 449 455 10.56742/jpm.v5i2.274 Peningkatan Pengetahuan Anak Tentang Gizi dan Jajanan Sehat di Sekolah Dasar, di Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Abeli Kota Kendari https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/277 <p>Kurangnya pengetahuan anak mengenai gizi seimbang dan pemilihan jajanan sehat dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai masalah kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak tentang gizi dan jajanan sehat di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12 September 2023 di Sekolah Dasar Negeri 12 Kendari, Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Abeli, Kota Kendari dengan sasaran siswa sekolah dasar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pemeriksaan status gizi sederhana, penyuluhan kesehatan menggunakan media audio visual dan leaflet, serta sesi diskusi dan tanya jawab. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengisian kuesioner pengetahuan setelah kegiatan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Terjadi peningkatan signifikan pengetahuan siswa setelah edukasi, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor dari 56.2±10.4 menjadi 82.5±8.7 (Δ=26.3 poin). Proporsi siswa dengan pengetahuan baik meningkat dari 27.1% menjadi 79.2%. Peningkatan juga terjadi pada seluruh aspek, meliputi pemahaman gizi seimbang (60.4% menjadi 85.4%), identifikasi jajanan sehat (52.1% menjadi 80.2%), serta risiko jajanan tidak sehat (55.3% menjadi 83.3%). Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pentingnya memilih makanan yang sehat dan bergizi.</p> Sri Susanty Adius Kusnan Mubarak Mubarak Sukurni Sukurni Marcelo Gareca Copyright (c) 2026 Sri Susanty, Adius Kusnan, Mubarak Mubarak, Sukurni Sukurni, Marcelo Gareca 2026-05-08 2026-05-08 5 2 456 462 10.56742/jpm.v5i2.277 Peran Civitas Akademika Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo Pada Fase Pemulihan Bencana Banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/282 <p>Banjir di Kabupaten Aceh Tamiang menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat, terutama pada fase pemulihan pascabencana. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pemulihan kesehatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar melalui intervensi terpadu. Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap, meliputi: (1) tahap persiapan berupa koordinasi dengan pemerintah daerah dan identifikasi kebutuhan masyarakat terdampak; (2) tahap pelaksanaan berupa pelayanan kesehatan lapangan melalui pemeriksaan umum, pengobatan, dan pemberian obat-obatan; pemasangan filter air bersih pada sumber air masyarakat; distribusi bantuan sembako kepada keluarga terdampak; serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui penyuluhan langsung; (3) tahap evaluasi dilakukan dengan menilai jumlah kunjungan, jenis penyakit yang ditemukan, dan tingkat pemanfaatan bantuan; serta (4) tahap monitoring melalui pemantauan keberlanjutan penggunaan filter air dan perubahan perilaku masyarakat. Kegiatan berhasil menjangkau ratusan masyarakat dengan keluhan kesehatan dominan berupa ISPA, hipertensi, dan penyakit kulit. Pemasangan filter air meningkatkan akses air minum aman, sementara distribusi bantuan membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Intervensi terpadu efektif dalam mendukung pemulihan kesehatan masyarakat dan meningkatkan ketahanan komunitas pascabencana.</p> Asmarani Asmarani Jamaluddin Jamaluddin Amiruddin Eso Raja Alfath Widya Iswara Sri Susanty Muh. Syarief Diva Ayudia Copyright (c) 2026 Asmarani Asmarani, Jamaluddin Jamaluddin, Amiruddin Eso , Raja Alfath Widya Iswara , Sri Susanty, Muh. Syarief, Diva Ayudia 2026-05-08 2026-05-08 5 2 463 471 10.56742/jpm.v5i2.282 Wujudkan Generasi Emas Papua Barat Daya: Edukasi Pencegahan Stunting pada Masyarakat Adat Pesisir Kampung Kokoda, Kota Sorong https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/283 <p>Stunting masih menjadi permasalahan gizi yang serius di Provinsi Papua Barat Daya dengan prevalensi 34,6%, jauh melampaui rata-rata nasional 21.6%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Kampung Kokoda tentang pencegahan stunting melalui edukasi gizi berbasis 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2026 dalam rangka Program Kolaborasi Nasional Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) oleh civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (FK UHO) Kendari. Narasumber adalah Prof. Dr. dr. Suryani As'ad, Sp.GK, pakar gizi klinis terkemuka dari Universitas Hasanuddin. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan interaktif, diskusi, pemeriksaan kesehatan dasar, dan konseling gizi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan tentang pentingnya 1000 HPK, faktor risiko stunting, pola makan bergizi seimbang, dan pemberian ASI eksklusif. Masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dengan partisipasi aktif dalam tanya jawab, terutama terkait MPASI dan bahan makanan lokal bergizi. Edukasi berbasis komunitas melalui kolaborasi nasional AIPKI terbukti efektif dalam meningkatkan literasi gizi masyarakat terpencil sebagai upaya mewujudkan Generasi Emas Papua Barat Daya.</p> Adius Kusnan Jamaluddin Jamaluddin Suryani As’ad I Putu Sudayasa Nur Upik En Masrika Liasari Armaijn Rahmawati Silava Yunita Tri Wahyuni Copyright (c) 2026 Adius Kusnan, Jamaluddin Jamaluddin, Suryani As’ad, I Putu Sudayasa , Nur Upik En Masrika, Liasari Armaijn, Rahmawati Silava , Yunita Tri Wahyuni 2026-05-08 2026-05-08 5 2 472 478 10.56742/jpm.v5i2.283 Edukasi Etika Batuk sebagai Upaya Pencegahan Penularan Influenza di Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/284 <p>Influenza merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang mudah menular melalui droplet saat batuk atau bersin. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai etika batuk yang benar dapat meningkatkan risiko penularan penyakit di lingkungan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang etika batuk sebagai upaya pencegahan penularan influenza di Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan melalui penyuluhan, demonstrasi praktik etika batuk yang benar, diskusi interaktif, serta pemberian media edukasi berupa leaflet. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan edukasi, dan evaluasi pemahaman masyarakat. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam menerapkan etika batuk yang benar dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi kesehatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju perilaku hidup bersih dan sehat sehingga dapat menurunkan risiko penularan influenza di lingkungan masyarakat.</p> Vira Zahra Alkharis Ika Nugraha Cahyaning Asmara Muljadi Hartono Anton Yuliawan Copyright (c) 2026 Vira Zahra Alkharis, Ika Nugraha Cahyaning Asmara , Muljadi Hartono, Anton Yuliawan 2026-05-08 2026-05-08 5 2 479 488 10.56742/jpm.v5i2.284 Sinergitas Pentahelix dalam Rehabilitasi Ekosistem Pesisir: Restorasi Mangrove Berbasis Kolaborasi Akademisi dan Pemerintah Daerah di Kecamatan Moramo, Konawe Selatan https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/285 <p>Degradasi ekosistem pesisir akibat perubahan tata guna lahan dan aktivitas antropogenik memerlukan intervensi strategis yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Artikel ini mendokumentasikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diinisiasi oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Halu Oleo (FPIK UHO), dalam upaya restorasi ekosistem mangrove di pesisir Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang mengintegrasikan peran akademisi, pemerintah daerah, instansi militer (TNI-AL), dan masyarakat lokal. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa melalui penanaman 6.000 bibit mangrove jenis Rhizophora sp. pada area seluas 0.6 hektar, dengan tingkat kelulushidupan (survival rate) mencapai 75% setelah enam bulan, serta partisipasi aktif lebih dari 200 individu dari berbagai elemen pentahelix, keterlibatan aktif civitas akademika FPIK UHO, yang didukung oleh kebijakan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, mampu mempercepat proses rehabilitasi lahan kritis. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai upaya konservasi biofisik, tetapi juga sebagai media edukasi ekologis dan penguatan kesadaran kolektif terhadap jasa ekosistem mangrove dalam mitigasi perubahan iklim dan perlindungan garis pantai. Data kuantitatif ini menegaskan keberhasilan intervensi dalam mencapai tujuan restorasi yang terukur. </p> Haslianti Haslianti Herlan Hidayat Muhammad Fajar Purnama Dedy Oetama Bahtiar Bahtiar Salwiyah Salwiyah Farid Yasidi Baru Sadarun La Ode Alirman Afu Ira Ira La Ode Baytul Abidin Andi Besse Patadjai Copyright (c) 2026 Haslianti Haslianti, Herlan Hidayat, Muhammad Fajar Purnama, Dedy Oetama, Bahtiar Bahtiar, Salwiyah Salwiyah, Farid Yasidi, Baru Sadarun, La Ode Alirman Afu, Ira Ira, La Ode Baytul Abidin, Andi Besse Patadjai 2026-05-10 2026-05-10 5 2 489 497 10.56742/jpm.v5i2.285 Pemberian Edukasi Melalui Klinik Gizi Digital: Pangan Lokal Sehat https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/250 <p>Masalah gizi seperti <em>stunting</em>, anemia, dan rendahnya konsumsi pangan bergizi masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Rendahnya literasi gizi dan kurang optimalnya pemanfaatan pangan lokal turut memperburuk situasi tersebut. Edukasi berbasis digital menjadi alternatif yang fleksibel, murah, dan mudah dijangkau. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi masyarakat. Kegiatan ini dilakukan melalui Program Klinik Gizi Digital: Pangan Lokal Sehat yang dilaksanakan melalui grup WhatsApp. Intervensi dilakukan selama empat minggu dengan satu sesi edukasi per minggu. Materi disampaikan melalui infografis dan diskusi interaktif mengenai piring sehat pangan lokal, MPASI dan bekal anak, pangan lokal penambah darah, serta camilan sehat. Sebanyak 30 peserta mengikuti <em>pre–test</em> dan <em>post–test</em>, dengan analisis menggunakan paired t-test. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari 7.70 menjadi 8.40 dengan perbedaan mean 0.70 dan nilai p=0.001, menandakan adanya peningkatan signifikan setelah intervensi. Program ini efektif meningkatkan pengetahuan gizi dan berpotensi direplikasi untuk mendukung pemanfaatan pangan lokal.</p> Indah Ratika Inna Mukhaira Copyright (c) 2026 Indah Ratika, Inna Mukhaira 2026-05-12 2026-05-12 5 2 498 503 10.56742/jpm.v5i2.250 Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Keluarga Berencana Melalui Edukasi dan Konseling https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/252 <p>Program Keluarga Berencana (KB) merupakan upaya strategis pemerintah dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk dan meningkatkan kualitas hidup keluarga. Namun, masih banyak masyarakat, terutama Wanita Usia Subur (WUS), yang memiliki pengetahuan terbatas tentang metode kontrasepsi, manfaat KB, dan risiko kehamilan yang tidak direncanakan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai KB melalui edukasi dan konseling di Posyandu Melati, Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui kegiatan penyuluhan, diskusi interaktif, permainan edukatif, serta konseling personal. Evaluasi dilakukan dengan pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana kategori kurang menurun dari 38.9% menjadi 13.9%, kategori cukup meningkat dari 44.4% menjadi 52.8%, dan kategori baik meningkat dari 16.7% menjadi 33.3%. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi dan konseling merupakan strategi efektif untuk meningkatkan literasi KB di masyarakat dan mendukung keberhasilan program nasional pengendalian penduduk.</p> acih suarsih Rini Sartika Bayu Imanuddin Nurjanah Nurjanah Copyright (c) 2026 acih suarsih; Rini Sartika; Bayu Imanuddin, Nurjanah 2026-05-12 2026-05-12 5 2 504 513 10.56742/jpm.v5i2.252