Jurnal Pengabdian Meambo https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas en-US salmawaode884@gmail.com (Dr. wa ode salma) ners_riki@yahoo.co.id (La Ode Alifariki) Tue, 23 Jun 2026 00:00:00 +0700 OJS 3.3.0.11 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pemberdayaan Remaja melalui Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini di SMAN 4 Pandeglang https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/319 <p>Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan kualitas sumber daya manusia, namun rendahnya literasi kesehatan reproduksi masih menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tingginya risiko pernikahan dini. Edukasi kesehatan menjadi salah satu strategi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan pernikahan dini melalui kegiatan edukasi di SMAN 4 Pandeglang. Kegiatan dilaksanakan pada 17 November 2025 dengan melibatkan 40 siswi perempuan menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan peserta dari 58.40 sebelum edukasi menjadi 87.65 setelah edukasi atau meningkat sebesar 29.25 poin. Selain peningkatan pengetahuan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung dan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi serta mencegah pernikahan dini. Kegiatan edukasi terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi pada remaja putri dan berpotensi mendukung upaya pencegahan pernikahan dini di lingkungan sekolah.</p> Sri Utami Subagio, Refi Lindawati Copyright (c) 2026 Sri Utami Subagio, Refi Lindawati https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/319 Thu, 20 Aug 2026 00:00:00 +0700 Menumbuhkan Sikap Peduli Lingkungan pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Salamah Kota Jambi melalui Edukasi Pengelolaan Sampah, Budidaya Ikan dan Tanaman Sistem Akuaponik https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/318 <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap peduli lingkungan pada siswa Madrasah Ibtidaiyah Salamah (MIS) Kota Jambi dengan edukasi pengelolaan sampah dan budidaya ikan dan tanaman sistem akuaponik. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua bulan yakni pada September dan Oktober 2025 bertempat di MI Salamah Kota Jambi. Metode yang digunakan pada pelaksanaan pengabdian ini adalah metode adragogi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam dua bentuk yakni penyampaian materi dengan ceramah dan pelatihan. Metode kegiatan pengabdian yang akan dilaksanakan ini meliput beberapa tahapan antara lain survei lokasi, persiapan, sosialisasi (penyuluhan) dan pelatihan, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Hasil PKM menunjukkan terjadi peningkatan sikap peduli lingkungan, sebelum PKM sebanyak 2 orang atau 56.14% siswa/i tidak mengetahui tentang sampah dan pada akhir PKM sebanyak 57 orang atau 100% siswa/i mengetahui tentang sampah dan jenis-jenis sampah. Selain itu pada awal PKM sebanyak 32 orang atau 56.14% siswa/i tidak mengetahui tentang ikan dan 41 orang atau 71.93% siswa/i tidak mengetahui membudidayakan ikan dan pada akhir PKM sebanyak 57 orang atau 100% siswa/i mengetahui tentang ikan dan sebanyak 47 orang atau 82.46% siswa/i mengetahui tentang membudidayakan ikan. Selama masa produksi ikan dan tanaman dari dua unit Akuaponik dihasilakan produksi ikan sebanyak 4.5 kg dan tanaman sebanyak 128 pcs berukuran 100 g, pertumbuhan berat mutlak ikan adalah 115 g dan tanaman adalah 192.2 g</p> Eko Harianto, Peppy Herawati, Dwinda Pangentasari, Salsabilla Putri, Fajri Satria Kunaifi Copyright (c) 2026 Eko Harianto, Peppy Herawati, Dwinda Pangentasari, Salsabilla Putri, Fajri Satria Kunaifi https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/318 Thu, 20 Aug 2026 00:00:00 +0700 Pelayanan Kesehatan Kulit Berbasis Komunitas untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Nelayan di Bagan Deli https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/323 <p>Penyakit kulit merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dijumpai pada masyarakat pesisir, khususnya nelayan, akibat tingginya paparan sinar matahari, air laut, kelembapan, dan kondisi lingkungan kerja yang berisiko. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeteksi penyakit kulit yang dialami masyarakat nelayan serta mengidentifikasi dampaknya terhadap kualitas hidup. Kegiatan dilaksanakan pada 27 Juli 2024 di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, melalui pemeriksaan kesehatan kulit, pemberian terapi medikamentosa dan nonmedikamentosa, edukasi kesehatan, serta pengukuran kualitas hidup menggunakan Dermatology Life Quality Index (DLQI). Sebanyak 73 masyarakat mengikuti kegiatan ini dengan kelompok usia dewasa sebagai peserta terbanyak. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa miliaria merupakan diagnosis yang paling banyak ditemukan (42%), diikuti skabies (11%) dan beberapa penyakit kulit lainnya. Hasil pengukuran DLQI menunjukkan bahwa 64% peserta menyatakan penyakit kulit yang dialami memberikan pengaruh besar terhadap kualitas hidup. Kegiatan ini berhasil mengidentifikasi pola penyakit kulit yang dominan pada masyarakat pesisir sekaligus memberikan pelayanan kesehatan dan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat.</p> Ariyati Yosi, Arlinda Sari Wahyuni, Muhammad Rusda, Dina Keumala Sari, Ramona Dumasari Lubis, Mustafa Mahmud Amin Copyright (c) 2026 Ariyati Yosi, Arlinda Sari Wahyuni, Muhammad Rusda, Dina Keumala Sari, Ramona Dumasari Lubis, Mustafa Mahmud Amin https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/323 Tue, 25 Aug 2026 00:00:00 +0700 Edukasi dan Pemberdayaan Ibu Hamil dalam Mendeteksi Bahaya Kehamilan di Desa Purwodadi Wilayah Kerja Puskesmas Mulyorejo Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/320 <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span style="font-size: 9.0pt;">Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan dapat menyebabkan keterlambatan dalam mendeteksi komplikasi sehingga meningkatkan risiko kesakitan dan kematian ibu maupun bayi. Edukasi dan pemberdayaan merupakan salah satu upaya promotif untuk meningkatkan kemampuan ibu hamil dalam mengenali tanda bahaya kehamilan secara dini. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang deteksi bahaya kehamilan di Desa Purwodadi Wilayah Kerja Puskesmas Mulyorejo Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tahun 2026 dengan sasaran 40 ibu hamil. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, pembagian leaflet, serta evaluasi menggunakan desain pretest-posttest untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil pengabdian menunjukkan sebelum edukasi, peserta dengan pengetahuan baik sebanyak 26 orang (65.0%), pengetahuan cukup 9 orang (22.5%), dan pengetahuan kurang 5 orang (12.5%). Setelah edukasi, jumlah peserta dengan pengetahuan baik meningkat menjadi 35 orang (87.5%), pengetahuan cukup menjadi 5 orang (12.5%), dan tidak terdapat lagi peserta dengan pengetahuan kurang (0.0%). Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan setelah mengikuti kegiatan edukasi dan pemberdayaan. Kesimpulan pengabdian bahwa edukasi dan pemberdayaan efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam mendeteksi bahaya kehamilan sehingga dapat mendukung upaya deteksi dini komplikasi selama masa kehamilan.</span></p> Dina Indarsita, Yufdel Yufdel, Juliandi Juliandi Copyright (c) 2026 Dina Indarsita, Yufdel Yufdel, Juliandi Juliandi https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/320 Thu, 20 Aug 2026 00:00:00 +0700 Optimalisasi Pelayanan Rekam Medis melalui Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi Literasi Digital pada Lansia Posyandu Samara, Pondok Pinang https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/313 <p>Peningkatan jumlah lansia menyebabkan kebutuhan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat semakin meningkat, salah satunya melalui Posyandu Lansia. Rekam medis memiliki peran penting dalam mendukung pemantauan kesehatan lansia secara berkelanjutan, namun pencatatan data kesehatan di tingkat posyandu masih belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan rekam medis melalui pemantauan kesehatan lansia di Posyandu Samara Pondok Pinang. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring. Kegiatan dilakukan melalui registrasi peserta, pencatatan rekam medis, pemeriksaan tekanan darah, berat badan, dan gula darah, serta penyuluhan mengenai keamanan data pribadi dan penggunaan teknologi digital secara bijak. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 44 orang lansia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki kadar gula darah tinggi sehingga membutuhkan pemantauan kesehatan rutin. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman peserta mengenai keamanan digital dari 38.6% pada pre-test menjadi 84.1% pada post-test. Sikap positif terhadap penggunaan teknologi digital yang aman juga meningkat dari 46.3% menjadi 88.7%. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan lansia, pemahaman mengenai keamanan data pribadi, serta keterampilan mahasiswa dalam penerapan rekam medis berbasis masyarakat. Kesimpulan kegiatan menunjukkan bahwa optimalisasi pelayanan rekam medis dapat mendukung pemantauan kesehatan lansia secara lebih sistematis dan berkelanjutan.</p> Yasmine Swaratika, Meliana Meliana , Garis Gemilang , Dwi Wahyu Lestariningsih , Yayah Sya’diah , Ambarwati Ambarwati Copyright (c) 2026 Yasmine Swaratika, Meliana Meliana , Garis Gemilang , Dwi Wahyu Lestariningsih , Yayah Sya’diah , Ambarwati Ambarwati https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/313 Sat, 27 Jun 2026 00:00:00 +0700 Edukasi PHBS, Kesehatan Reproduksi, dan Keluarga Berencana dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Unyur Kota Serang https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/310 <p>Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan, khususnya terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kesehatan reproduksi, dan Keluarga Berencana (KB). Kurangnya pengetahuan dan akses informasi yang tepat dapat meningkatkan risiko perilaku tidak sehat, kehamilan dini, dan infeksi menular seksual. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai PHBS, kesehatan reproduksi, dan KB di wilayah kerja Puskesmas Unyur. Metode kegiatan dilakukan melalui penyuluhan kesehatan menggunakan ceramah interaktif, diskusi, video animasi, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan dilaksanakan di SMA Nurul Islam dengan jumlah peserta sebanyak 35 remaja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah penyuluhan. Pada materi PHBS dan kesehatan reproduksi, kategori pengetahuan baik meningkat dari 22.9% menjadi 74.3%, sedangkan pada materi kesehatan reproduksi dan KB meningkat dari 17.1% menjadi 71.4%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan mampu meningkatkan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Kesimpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai PHBS, kesehatan reproduksi, dan KB sebagai upaya promotif dan preventif dalam membangun generasi sehat.</p> Refi Lindawati, Fauzul Hayat , Sari Suriani , Antika Maulida Rahayu Copyright (c) 2026 Refi Lindawati, Fauzul Hayat , Sari Suriani , Antika Maulida Rahayu https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/310 Tue, 23 Jun 2026 00:00:00 +0700 Penerapan Rekam Medis Pada Pemeriksaan Kesehatan di Masjid Baiturahman, Pondok Pinang, Jakarta Selatan https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/311 <p>Rekam medis merupakan bagian penting dalam pelayanan kesehatan karena berfungsi sebagai media pencatatan identitas pasien, hasil pemeriksaan, tindakan, dan tindak lanjut pelayanan kesehatan. Namun, kegiatan pemeriksaan kesehatan berbasis masyarakat sering kali belum didukung oleh sistem pencatatan rekam medis yang terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan rekam medis pada pemeriksaan kesehatan masyarakat di Masjid Baiturrahman Pondok Pinang Jakarta Selatan serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencatatan kesehatan secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Februari 2026 dengan sasaran jamaah masjid dan masyarakat sekitar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui registrasi peserta, pencatatan rekam medis, pemeriksaan kesehatan dasar, serta penginputan data ke dalam format spreadsheet Excel. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 49 peserta berhasil mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan seluruh data kesehatan peserta dapat terdokumentasi secara sistematis. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya rekam medis dari 38.8% sebelum edukasi menjadi 85.7% setelah kegiatan berlangsung. Penerapan rekam medis dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan masyarakat membantu meningkatkan keteraturan pelayanan kesehatan dan mendukung dokumentasi data kesehatan masyarakat secara berkelanjutan</p> Dwi Wahyu Lestariningsih, Meliana Meliana, Yayah Sya’diah , Ambarwati Ambarwati , Yasmine Swaratika , Garis Gemilang Copyright (c) 2026 Dwi Wahyu Lestariningsih, Meliana Meliana, Yayah Sya’diah , Ambarwati Ambarwati , Yasmine Swaratika , Garis Gemilang https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/311 Sat, 27 Jun 2026 00:00:00 +0700 Peningkatan Pengetahuan HIV/AIDS pada Remaja melalui Penyuluhan Kesehatan di SMK Setih Setio 2 Muara Bungo https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/304 <p>HIV/AIDS masih menjadi salah satu masalah kesehatan global yang berdampak besar pada kelompok usia remaja. Kurangnya pengetahuan mengenai HIV/AIDS dapat meningkatkan risiko perilaku yang berpotensi menyebabkan penularan penyakit pada remaja. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang HIV/AIDS. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai HIV/AIDS di SMK Setih Setio 2 Muara Bungo. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta pembagian leaflet edukasi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 05 Desember 2025 dengan sasaran siswa kelas XII. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai definisi HIV/AIDS, penyebab, tanda dan gejala, cara penularan, masa inkubasi, dan pencegahan HIV/AIDS setelah diberikan edukasi kesehatan. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Kegiatan penyuluhan kesehatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pentingnya pencegahan HIV/AIDS sejak dini.</p> Hani Ruh Dwi, Fauzan Widianto Copyright (c) 2026 Hani Ruh Dwi, Fauzan Widianto https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/304 Tue, 23 Jun 2026 00:00:00 +0700 Edukasi Faktor Risiko dan Pembentukan Komunitas Jantung Sehat dalam Upaya Pencegahan Penyakit Kardiovaskular di Kelurahan Nalu https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/317 <p>Penyakit tidak menular (PTM), khususnya hipertensi dan diabetes melitus, masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Kelurahan Nalu berdasarkan laporan Puskesmas Baolan. Tingginya perilaku berisiko seperti merokok, rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko penyakit kardiovaskular, belum optimalnya skrining kesehatan berbasis komunitas, serta belum tersedianya wadah pemberdayaan masyarakat dalam pemeliharaan kesehatan jantung menjadi tantangan dalam upaya pencegahan penyakit kardiovaskular. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko penyakit kardiovaskular melalui edukasi kesehatan serta membentuk Komunitas Jantung Sehat sebagai upaya promotif dan preventif berbasis masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 Mei 2026 di Balai Pertemuan Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, dengan melibatkan 50 peserta yang terdiri atas tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, aparatur kelurahan, dan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan meliputi koordinasi lintas sektor, edukasi kesehatan melalui ceramah dan diskusi interaktif, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran antropometri, simulasi perhitungan indeks massa tubuh (IMT), serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rerata pengetahuan peserta dari 54.0% (kategori kurang) menjadi 94.0% (kategori baik). Selain itu, terbentuk satu Komunitas Jantung Sehat yang didukung surat keputusan, AD/ART, dan rencana kerja tahunan. Kegiatan ini efektif memperkuat literasi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan penyakit kardiovaskular secara berkelanjutan</p> Saman Saman, Novica Aryanti Putri, Hasni Hasni, Sova Evie, Dwi Yogyo Suswinarto Copyright (c) 2026 Saman Saman, Novica Aryanti Putri, Hasni Hasni, Sova Evie, Dwi Yogyo Suswinarto https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/317 Thu, 20 Aug 2026 00:00:00 +0700 Edukasi Penggunaan Obat Rasional melalui Program Promosi Kesehatan Rumah Sakit https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/322 <p>Penggunaan obat yang tidak tepat masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang dapat menimbulkan berbagai dampak, seperti kegagalan terapi, efek samping, keracunan, overdosis, hingga masalah medikolegal. Rendahnya literasi kesehatan dan tingginya praktik swamedikasi menjadi faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya penggunaan obat yang tidak rasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat mengenai penggunaan obat yang aman dan rasional melalui Program Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS). Kegiatan dilaksanakan pada 8 Mei 2026 di ruang tunggu Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya dengan sasaran pasien, keluarga pasien, dan pengunjung rumah sakit. Edukasi dilakukan menggunakan metode penyuluhan interaktif melalui media poster, leaflet, dan diskusi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 58.42 menjadi 86.18, sedangkan proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 28.95% menjadi 86.84%. Peserta juga menunjukkan peningkatan sikap positif terhadap penggunaan obat yang sesuai dengan indikasi, dosis, dan anjuran tenaga kesehatan. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai penggunaan obat yang aman dan rasional serta berpotensi mendukung upaya promotif dan preventif dalam pelayanan kesehatan.</p> Tutik Purwanti, Aditya Ganuarda, Lifia Chandra, Dea Prameswari Putri Anggraeni, I Putu Sandhya Adi Narayana, Patricia Jeanette Olga Tanzil, An Nadhifah Wafira Hanun Copyright (c) 2026 Tutik Purwanti, Aditya Ganuarda, Lifia Chandra, Dea Prameswari Putri Anggraeni, I Putu Sandhya Adi Narayana, Patricia Jeanette Olga Tanzil, An Nadhifah Wafira Hanun https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/322 Tue, 25 Aug 2026 00:00:00 +0700 Peningkatan Kesiapsiagaan Ibu Rumah Tangga dalam Penanganan Kegawatdaruratan di Lingkungan Rumah Tangga Melalui Edukasi dan Pelatihan First Aid di Kelurahan Nalu Kabupaten Tolitoli https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/315 <p>Kegawatdaruratan di lingkungan rumah tangga seperti luka bakar, tersedak, dan cedera akibat jatuh masih sering terjadi, sementara kemampuan keluarga dalam memberikan pertolongan pertama masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam penanganan kegawatdaruratan sehari-hari di dalam rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Nalu, Kabupaten Tolitoli, dengan melibatkan 20 peserta. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, simulasi, dan role play, serta didukung pembagian booklet dan First Aid Kit. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk menilai pengetahuan serta lembar observasi untuk menilai keterampilan praktik. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, dari 60% kategori kurang sebelum intervensi menjadi 70% kategori baik setelah intervensi. Pada aspek keterampilan, 85% peserta berada pada kategori terampil dan 15% cukup terampil dalam melakukan kontrol perdarahan, penanganan tersedak, luka bakar, dan cedera akibat jatuh. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi kognitif dan psikomotorik peserta.</p> Novica Ariyanti Putri, Sova Evie, Saman Saman, Hasni Hasni, Dwi Yogyo S, Rahmat Kurniawan Copyright (c) 2026 Novica Ariyanti Putri, Sova Evie, Saman Saman, Hasni Hasni, Dwi Yogyo S, Rahmat Kurniawan https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/315 Thu, 20 Aug 2026 00:00:00 +0700 Implementasi Rekam Medis Sederhana dalam Pemeriksaan Kesehatan: Evaluasi Efektivitas pada Masyarakat di Masjid Baiturrahman Pondok Pinang Jakarta Selatan https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/312 <p>Pada kegiatan pemeriksaan kesehatan berbasis masyarakat, penerapan rekam medis sering kali belum dilakukan secara optimal sehingga data kesehatan masyarakat tidak terdokumentasi dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan rekam medis secara berkelanjutan dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan masyarakat di Masjid Baiturrahman Pondok Pinang Jakarta Selatan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring. Kegiatan dilakukan melalui registrasi peserta, pengisian rekam medis, pemeriksaan tekanan darah, berat badan, gula darah, kolesterol, dan asam urat, serta penginputan data ke dalam format Excel. Sasaran kegiatan adalah jamaah masjid dan masyarakat sekitar dengan jumlah peserta sebanyak 49 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta berhasil mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pencatatan rekam medis secara sistematis. Terjadi peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya rekam medis dari 42.9% pada pre-test menjadi 85.7% pada post-test. Sikap positif terhadap pemeriksaan kesehatan rutin juga meningkat dari 51.0% menjadi 89.8%. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat serta meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam penerapan rekam medis berbasis komunitas. Kesimpulan kegiatan menunjukkan bahwa implementasi rekam medis secara berkelanjutan dapat mendukung pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih sistematis, terarah, dan berbasis data</p> Garis Gemilang, Meliana Meliana, Yasmine Swaratika , Yayah Sya’diah , Dwi Wahyu Lestariningsih , Ambarwati Ambarwati Copyright (c) 2026 Garis Gemilang, Meliana Meliana, Yasmine Swaratika , Yayah Sya’diah , Dwi Wahyu Lestariningsih , Ambarwati Ambarwati https://pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/312 Sat, 27 Jun 2026 00:00:00 +0700